๐ Materi CSS Lengkap
Belajar CSS dari dasar hingga lanjutan – untuk pemula, pelajar SMK/SMA, maupun programmer otodidak
1. Sejarah & Perkembangan CSS
CSS (Cascading Style Sheets) pertama kali diperkenalkan tahun 1996 oleh Hรฅkon Wium Lie bersama Tim Berners-Lee. CSS digunakan untuk memisahkan konten (HTML) dari tampilan (style). Perkembangannya:
- CSS1 (1996): mengatur font, warna, teks sederhana.
- CSS2 (1998): menambah positioning, media types.
- CSS3 (2001–sekarang): terbagi menjadi modul (Flexbox, Grid, Animation, Transform).
- CSS4: belum resmi, tapi banyak fitur baru diadopsi (nesting, :is(), :has()).
2. Sintaks Dasar CSS
CSS ditulis dengan pola: selector { property: value; }
h1 {
color: blue;
font-size: 24px;
}
3. Selektor CSS
Beberapa jenis selektor:
- Elemen:
p { } - Class:
.judul { } - ID:
#header { } - Kombinasi:
div p,ul > li - Atribut:
input[type="text"] - Pseudo-class:
a:hover - Pseudo-element:
p::first-line
4. Box Model
Setiap elemen di HTML mengikuti box model: content → padding → border → margin.
div {
margin: 10px;
padding: 15px;
border: 2px solid black;
width: 200px;
}
5. Styling Teks & Font
color: warna teksfont-family: jenis fontfont-size: ukuranfont-weight: tebaltext-align: rata kiri/kanan/tengah
6. Warna & Background
body {
background-color: #f3f4f6;
background-image: linear-gradient(45deg, #3b82f6, #9333ea);
}
7. Layout: Display, Position, Float
display: block/inline/flex/grid;position: static/relative/absolute/fixed/sticky;float: metode lama untuk layout.
8. Flexbox
Digunakan untuk layout responsif 1 dimensi.
.container {
display: flex;
justify-content: space-between;
align-items: center;
}
9. Grid
Layout 2 dimensi modern.
.grid {
display: grid;
grid-template-columns: repeat(3, 1fr);
gap: 10px;
}
10. Responsif (Media Queries)
@media (max-width: 768px) {
body { font-size: 14px; }
}
11. Animasi & Transisi
.btn {
transition: background 0.3s;
}
.btn:hover {
background: red;
}
12. CSS Variables
:root {
--main-color: #2563eb;
}
h1 {
color: var(--main-color);
}
13. Best Practice CSS
- Gunakan class, hindari inline-style.
- Gunakan variabel untuk konsistensi warna.
- Strukturkan file CSS agar mudah dibaca.
- Kompresi CSS di produksi (minify).
14. Studi Kasus Mini Proyek
Contoh: membuat card sederhana dengan CSS.
.card {
background: white;
border-radius: 12px;
padding: 20px;
box-shadow: 0 6px 15px rgba(0,0,0,0.1);
max-width: 300px;
}
No comments:
Post a Comment